Sabtu, 12 Desember 2015

#Balaslah dendam dengan kebaikan

Film Anak, Animasi 3d, Happy Holy Kids, #Balaslah dengan Kebaikan Film Happy Holy Kids "Balaslah dengan Kebaikan", mengajarkan kepada anak-anak untuk tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, sehingga tidak ada ujungnya berbalas balasan terus, atau bisa berakhir tragis diluar kendali dan harapan. Membalas dengan kebaikan, tidak ada ruginya, karena perbuatan itu kekal, yang ditabur itu juga yang akan dituai.

nah kalian bisa lihat film ini, kalau punya adik/anak yang masih kecil, kalian bisa tontonkan ini ke mereka, agar di dalam diri mereka sudah tertanam kebaikan sejak mereka kecil.

semoga bermanfaat
God bless you :)

Balas dendam, gak ada gunanya! 

"Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang! 
Roma 12:17

Hey sis, broooo
Dalam hidup ini kita gak selalu ketemu sama orang yang baik, tulus dan juga menyenangkan. Mungkin kita pernah ketemu sama pribadi yang menyebalkan atau melukai hati kita. Mungkin kita harus ketemu sama orang yang kelihatannya baik, dengan senyuman di wajah, tapi sebenarnya ia siap menikam kita dari belakang.

Guys, gak bisa dipungkiri dengan hal yang gak benar tentang kamu, bisa buat telinga panas dan hati membara. Lalu, apa reaksimu? Marah? Ya bisa jadi, diam saja atau merencanakan sesuatu untuk membalas orang-orang yang berbuat jahat tersebut? Apapun reaksi kita itu adalah sebuah pilihan, keputusan serta tindakan kita. Jadi, penting untuk kita berhati-hati dalam memilih, memutuskan juga bertindak dengan apa yang sudah orang lain lakukan sama kita.
Apakah kita akan menahan rasa marah kita? Kebanyakan orang sulit untuk memendam rasa marah dan benci itu dan itu hanya seperti memasang bom waktu di hati kita yang sewaktu-waktu bisa meledak.
Kalau kita berusaha diam, dengan melupakan rasa sakit di hati kita, itupun hanya menundanya saja. Setiap saat rasa itu akan kembali datang. Kalau kita berusaha menghindari masalah, itu juga enggak akan pernah membuat kita keluar menjadi pemenang dalam pertandingan kehidupan ini.

Aku mau sharing juga nih. Aku sering sekali dikecewakan oleh beberapa orang karena sikapnya yang tidak tegas dan seenaknya sendiri. Aku yang seharusnya sudah ditulis di jadwal mengisi menjadi pelayan Tuhan di saat natal ternyata tanpa konfirmasi aku langsung dibebas-tugaskan, dan itu tanpa sepengetahuanku. Aku yang sudah mempersiapkan diri untuk menjadi pelayan Tuhan ternyata sia-sia. Jika kalian berada di posisiku, apa yang kalian lakukan? Marah? Jelas. Aku sampai ngomel-ngomel ke seisi rumah saat itu. Tapi aku Cuma diam, aku mencoba mengontrol diri agar tidak ada perselisihan, aku Cuma berfikir mungkin bisa diselesaikan dengan baik, karena ini masalah tidak ada komunikasi.

Guys, kendalikan sikap kita, dengan gak mudah marah atau membenci orang lain karena perbuatan mereka sama kita, apalagi membalas apa yang telah mereka lakukan.
Yuks guys, kita mulai bersikap, berjiwa serta berhati besar dan benar sesuai dengan kebenaran Tuhan. Ampuni orang yang berbuat gak baik sama kita, berdoa untuk mereka. Berkati mereka dengan pikiran, perkataan dan perbuatan kita. Itu akan membuat kita menjadi seorang pribadi yang dewasa dan karunia Tuhan selalu menyertai dan membuat kita semakin diberkati.
(Merry)

Yuk, warnai Dunia dengan Cinta! 

Hai guys, kita mau ngomongin “Kasih” nih. Jangan bosen dulu ya kalo kita bahas masalah “Kasih”, kan Kasih itu kita rasakan tiap hari, ya kan?

Bener gak sih, banyaknya kasih yang kita terima tergantung pada banyaknya kasih yang kita tabur? Tapi, mana mungkin kita berharap orang lain mengasihi kita kalo kita sendiri gak pernah mengasihi mereka, right?? Nah tapi terkadang kita sering kan pilih-pilih teman, pilih teman yang populer di kampus biar kita bisa numpang tenar atau nyari temen yang kaya biar bisa ditraktir, dengan alasan “ah dia gak se-agama sama aku”, “ah dia orang miskin” dan blablabla. Nhah kalau dengan kayak gini, gimana kita bisa dikatakan mengasihi dengan tulus?

Aku juga mau sharing nih guys, aku baru pertama kali nih jadi anak kos, jauh dari saudara dan keluarga. Aku asli Solo dan sekarang sedang kuliah di Semarang. Disini jelas aku sendiri dan harus mandiri. Saat pertama tinggal di kos, aku belum kenal siapa-siapa tapi mau tak mau aku harus bisa akrab minimal kenal lah dengan kakak-kakak kos yang lain.
Nah kebetulan waktu itu ada beberapa kejadian yang memang bisa bikin akrab nih, waktu kakak kos kekunci di luar dan kunci nya emang susah banget buat dibuka, aku coba bantu. Waktu mati lampu juga di kos, kita keluar kamar semua dan kumpul di kamar salah satu kakak kos.

Sis, broo, kasih itu gak perlu diungkapin dengan hal yang besar, kasih itu dapat diungkapkan dengan hal-hal kecil dan sepele tetapi dapat berbuah besar. Inget juga ya, Kasih itu bukan cuma untuk pacar, orang tua tetapi buat semua orang dengan tanpa syarat apapun.

“Kasihilah Tuhan Allahmu, dengan segenap hatimu..”Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” Matius 22:37-39

Nah dengan nats tersebut, kita harus mengasihi Tuhan dan tentu sesama yang ada di dunia ini, jangan pernah membedakan agama, suku dan ras, semuaaa kita kasihi. “Lovaholic” tentang seorang yang kecanduan, kecanduan berbuat kasih(mengasihi). Namanya juga “Love”, pasti hidupnya diwarnai dengan cinta dan kasih. Mereka anti dengan yang namanya “kebencian”.
Liat di luar sana deh guys, banyak banget orang yang lagi butuh cinta dan kasih sayang namun hanya sedikit orang yang mau memberikan cinta dan kasih. Gak imbang dong ya? Makanya penting banget bagi kita untuk menjadi penyebar virus kasih dan cinta. Yups, Tuhan Yesus aja bilang supaya kita saling mengasihi dan diajaran agama manapun pasti juga kita harus saling mengasihi. Dont forget for love!



Thanks God for "Who We are"

Mazmur 139:14
“Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya”

Hayoo, ada yang pernah merasa gak puas terlahir sebagai kita sekarang ini? Ada beberapa, ya itu pasti. Yeah, sebagian orang itu pasti merasa bahwa terlahir sebagai cewek atau cowok tuh bukan suatu keberuntungan. Ada yang berfikir, anak cewek itu gak bebas pasti banyak aturan “dilarang pulang malem”, “kalau pergi harus diantar supir”. Sedangkan anak cowok dipikir lebih bebas dan punya pengalaman seru.

Di dunia luar juga ada beberapa orang yang tidak bersyukur akan apa yang Tuhan ciptakan untuk mereka, sehingga mereka melakukan berbagai cara untuk merubah nya seperti jalan operasi plastik.
  • Donna 'Lady Gaga' Marie, Donna Marie Trego rela merogoh kocek hingga 100 ribu dolar demi untuk mengubah penampilannya menjadi mirip Lady Gaga.

Ia memang termasuk penggila berat Lady Gaga sehingga tak cukup baginya hanya sekadar jadi fans, tapi harus juga mirip dengan idolanya itu. 
  • Dikala orang-orang berlomba mendapatkan wajah sempurna dengan perawakan yang gagah, seorang pria asal Brazil justru merubah wajah tampannya agar menyerupai seekor anjing.

               Rodrigo Braga tidak memiliki alasan tertentu kenapa dia ingin melakukan operasi plastik aneh tersebut. 
Seperti yang dilansir di mirror (23/07/2015), Proses operasi itu sendiri dilakukan dengan bangkai anjing asli. Dokter yang menangani operasi ini pun menegaskan bahwa bangkai kepala anjing ini lama-kelamaan pasti akan mengalami pembusukan karena tidak terairi darah.Selain itu juga kepala anjing yang menempel di wajah Braga juga bisa berakibat fatal bagi kesehatan dia.
  • Charles Kane
dia melakukan operasi untuk menjadi seorang wanita selama 8 tahun dan kemudian operasi lagi untuk menjadi seorang pria. ia bingung untuk menjadi cewek atau cowok.

guys, orang-orang diatas tadi hanya sebagian kecil dari orang-orang yang tidak bersyukur akan dirinya sendiri dan tidak dapat menjaga apa yang telah Tuhan ciptakan untuknya. Yang mereka rasakan hanyalah apa yang Tuhan ciptakan kurang sempurna. bahkan, Di Korea Selatan orang tua disana memberikan hadiah "operasi plastik" kepada anak-anaknya. Mereka beranggapan bahwa anak-anak perlu menyempurnakan fisik mereka yang diciptakan belum sempurna. 
Apakah Tuhan tidak hebat sehingga ciptaan-Nya gak bagus dan gak sempurna? di ajaran manapun, ajaran agamapun, pasti akan dijelaskan bahwa Tuhan itu hebat dan dahsyat, ciptaannya yang paling sempurna adalah kita, manusia.

So, tubuh kita yang Tuhan berikan ini bukan suatu masalah, bukan suatu kekurangan. Bersyukurlah dengan keadaan fisik kita dan setiap kekurangan serta kelebihannya pasti menyempurnakan hidup kita. Bahkan ada yang terlahir kurang sempurna, mereka bisa ber-talenta dan dapat berprestasi. mengapa kita yang dilahirkan sempurna justru ingin merubahnya?
(Merry)

sb: http://www.kaskus.co.id/thread/509e57691ed719151400008c/6-pria-penggila-operasi-plastik/#
(http://jogja.tribunnews.com/2015/09/11/inilah-10-orang-yang-operasi-plastik-supaya-bisa-mirip-idolanya)
http://idws.id/portal/berita/berita-internasional/1330/Pria-Tampan-Ini-Rela-Operasi-Plastik-Agar-Mirip-Dengan-Anjing

Sabtu, 28 November 2015

Sudahkah kamu berbuat kebaikan hari ini?


“Keep my Finger Cross”

“Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamtkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia; dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni”(Yakobus 5:15)
Hallo Youth,

udah lihat kan judul post aku hari ini? "Sudahkah kamu berbuat kebaikan hari ini?" 
ehm sudah apa belum hayo? Kebaikan gak selalu dilakukan dengan cara yang berlebihan dan sulit, lakukan saja hal yang simpel seperti memberikan senyuman atau raut wajah yang menyenangkan jika kita berpapasan dengan orang lain, itu kita sudah berbagi sukacita dengan orang lain. Dengan kata lain kita sudah berbagi kebaikan. Jika ada teman kita yang berduka, hendaknya kita menghibur dia, membantu memberikan solusi yang baik buat dia; Atau bisa juga membantu teman kita dengan mendoakannya, seperti apa yang sudah saya dan teman-teman lakukan ini.

Mendoakan orang yang sakit itu wajib bagi kita orang-orang beriman dan anak-anak Kristus. Dimulai dari teman-teman kita yang seiman pastinya. Kami melakukan suatu proyek berpelayanan kepada teman-teman seiman dan kebetulan teman kami seiman sedang berbaring sakit dan akhir-akhir ini dia jarang masuk kuliah.
        Pada Kamis, 1 Oktober 2015 lalu pukul 11 kami mengunjungi rumah saudara seiman kami Frischa Ayu Melinda Putri. Setiba nya kami di rumah Frischa, kami disambut hangat oleh keluarga nya yang sudah menunggu kedatangan kami untuk membesuk Frischa. Kami pun berbincang-bincang dan tanpa menyinggung perasaan dia kami menanyakan penyakit apa yang dideritanya. Frischa mengalami gangguan pada system pencernaanya dikarenakan Tifus dan gangguan lambung, penyakit yang dideritanya itu sudah sejak dia SMA dan berkelanjutan hingga saat ini. Dia kerap di opname di Rumah Sakit, hal ini yang mengganggu kuliahnya. Karena penyakitnya, Frischa memiliki banyak pantangan dalam mengkonsumsi sesuatu dan sekarang terlihat jelas di postur tubuhnya yang sudah semakin kecil kurus.


        Kami pun mendoakan Frischa agar cepat pulih dari penyakitnya dan diberi kesehatan serta kelancaran agar dapat mengikuti perkuliahan dengan lancer. Tak lupa juga mendoakan orang tuanya yang selalu menjaga dan merawat Frischa sejak saat dia sakit, dari biaya yang dikeluarkan yang tentu jumlahnya tidak sedikit tapi demi anak yang dikasihinya yang paling penting adalah kesembuhan anak nyaa. Puji Tuhan sekarang Frisca sudah semakin pulih kesehatannya dan bisa bersama-sama dengan kami teman-temannya mengikuti perkuliahan lagi seperti biasanya, Semangat, Tuhan Yesus memberkati^^

“akan tetapi orang banyak mengetahuinya, lalu mengikuti Dia. Ia menerima mereka dan berkata-kata kepada mereka tentang kerajaan Allah dan Ia menyembuhkan orang-orang yang memerlukan penyembuhan” (Lukas 9:11)



Rencana Indah bagi Anak-anak

“Mereka datang membawa luka batin, mereka tidak tahu apa yang membuat mereka berada disana”

Rencana Indah
bagi Anak-anak
S
Edikit kearah barat menuju Ungaran lah dimana panti asuhan ini berada. Panti Asuhan ini bernama Panti Asuhan St. Thomas Ungaran. Kelihatannya penghuni panti tidak terlalu banyak. Beberapa anak-anak dari usia TK-SD yang lucu-lucunya tampak bermain di halaman panti. Sementara sejumlah anak yang lebih besar tengah berlatih Paduan Suara. Sebagian lagi membantu adik-adiknya berganti pakaian setelah mandi dan menyisir rambut adik-adik nya yang masih sulit untuk menata dirinya sendiri.
Ketika mereka tahu keberadaan kami di panti mereka, anak-anak yang jumlahnya belasan itu langsung masuk kedalam ruangan tamu dan memberi salam sambil berjabatan salam dengan anggota kami. Ssuasana bertambah riuh dan riang oleh celotehan anak-anak panti yang ingin mengajak berkenalan setiap orang yang datang dip anti asuhan tersebut.


Saling Mengasihi
Panti yang bersih dan selalu terawat ini selalu menampung anak-anak terlantar maupun anak yatim piatu. Maksudnya agar anak-anak itu dapat berkembang menjadi manusia berkepribadian, beriman, mandiri dan terampil. Panti ini selalu terbuka menerima anak-anak dengan latar belakang budaya, social, rasa tau agama yang berbeda-beda, dengan berbagai macam budaya anak belajar mengenal satu sama lain. Beberapa dari mereka berasal dari Kalimantan, Solo, dan Semarang.
Anak-anak penghuni panti berusia sekitar 6 sampai 16 tahun. Yang masih TK atau SD memiliki kakak pendamping yang membimbing dan mengawasi seperti layaknya kakak-adik. Kemudian mereka bersekolah di Panti Asuhan tersebut, karena Panti itu berada di bawah suatu Yayasan Katholik.
Kegiatan-kegiatan anak-anak dipanti dimulai dari bangun pagi, mengikuti misa harian, belajar di sekolah, bermain, olahraga dan rekreasi. Untuk menambah kreativitas dan keterampilan mereka, pihak panti mengadakan suatu kegiatan semacam “ekstrakurikuler” setiap sorenya. Ekstrakurikuler nya seperti menari, Paduan Suara, basket, sepak bola dan bermain alat musik. Pendalam iman juga dalam bentuk rekoleksi, retreat dan doa Rosario.

Campur Tangan Suster
Perkembangan anak-anak panti tidak terlepas dari campur tangan suster dan ibu pengasuh atau Pembina. Mereka rela meluangkan waktu demi mengabdi kepada anak-anak yang kurang mendapat kasih sayang dari keluarganya. Sampai sekarang bahkan ada yang mengenal orang tuanya tetapi dia tidak mau mengakui keberadaanya karena sejak dia kecil dia sudah dititipkan dipanti asuhan, nah disinilah peran para suster dan pendamping untuk menyembuhkan luka di hati tiap anak-anak. Mereka mengakui mendidik
anak-anak itu tidak mudah.
Tapi, demi perkembangan dan masa depan anak, khususnya anak Panti Asuhan St. Thomas, suster dan para pengasuh tetap bersemangat membimbing dan mendampingi anak-anak. Mereka mencintainya bagaikan anak kandung, mau mendengarkan mereka yang sedang bergembira atau bersedih hati. Tak pernah terpikirkan sedikit pun menyia-nyiakan mereka karena Tuhan pasti mempunyai rencana indah bagi setiap kehidupan anak-anak ini.


(Merry)

Jumat, 27 November 2015

Is The best and Priority

“Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinyaa, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku” (Lukas 14:26)
Mungkin banyak yang menganggap aneh dari ayat ini. Kenapa malah kita diajarkan untuk membenci orang tua, berarti dia anak durhaka? Kenapa kita malah disuruh membenci saudara kita, kita kan makhluk social pasti membutuhkan orang lain bukan malah dibenci?
Nhah, saya berkonsultasi dengan guru agama SMA saya (Ibu Roesmaida) beliau berpendapat bahwa Tuhan Yesus itu lah yang utama, Tuhan Yesus itu “Is The best” dalam hidup kita dan firman-Nya itu yang menjadi dasar hidup kita orang Kristiani.
Saya pun mulai berpendapat, Tuhan Yesus “Is The best” dalam hidup saya, dia selalu totalitas yang berarti dia selalu memberi yang terbaik untuk umat manusia. Demikian juga manusia(saya), karena Tuhan Yesus terlebih dahulu mengasihi saya. Saat kita menempatkan Yesus “Is The Best” di dalam hidup saya, berarti ada prioritas dan ada yang kedua, ketiga dan seterusnya. Apakah itu keluarga/orang tua, pribadi, pekerjaan atau kepentingan-kepentingan yang lain?  tetapi yang utama ada Tuhan Yesus. Jangan pernah menggeser posisi Tuhan Yesus. Kasih mu kepada orang tua mu, jangan pernah melebihi kasih mu kepada Yesus.

 Kasih kita kepada orang tua, apakah itu tidak penting?
  •    Tentu itu penting , tetapi Tuhan yang menciptakan dan memberi orang tua kepada kita dan Tuhan memberi kan tugas kepada orang Tua untuk menjaga kita, menuntun dan membimbing kita di dunia. Semua itu Tuhan yang menciptakan, Tuhan yang campur tangan tetapi melewati orang tua kita sekarang.

Contoh nya : adakala orang tua berkata, “gak usah lah ikut pelayanan dulu, minggu gini mending kita pergi belanja, pergi jalan-jalan aja kalo gak tidur aja istirahat dirumah.”
Apa yang akan kalian pilih? Beranilah menolak dengan baik dan berilah penjelasan.
Lakukan dulu bagian mu untuk berpelayanan selagi kita juga mampu melayani Tuhan, selain itu karena kita juga sudah menempatkan Tuhan Yesus sebagai prioritas/ yang utama di dalam hidup kita.
Jadi, standart kasih kita itu “Is The best” kepada Tuhan Yesus.

 Gusti Berkahi

(Merry)